.

RASIO PENGADUAN INOVASI JUMANTO DILAKSANAKAN SECARA LANGSUNG MAUPUN MELALUI EMAIL: pkmpamijahan2015@gmail.com DENGAN PERSENTASE RASIO PENGADUAN

SEBESAR 100%

 

Pertanyaan yang diajukan masyarakat/ kader kesehatan sebagai berikut.

 

1.        Apa singkatan JUMANTO dan tujuannya untuk apa?

Jawab       : JUMANTO (Jum’at Anti Rokok) yang tujuannya adalah meningkatkan kualitas kesehatan terutama bertujuan melindungi perokok yang pasif.

2.        Apa kegitan JUMANTO ini termasuk program KTR?

Jawab       : Betul kegiatan JUMANTO masuk kedalam program Kawasan Tanpa Roko

3.        Apakah ada obat untuk berhenti merokok?

Jawab       : Pilihan obat untuk berhenti merokok seperti Varenicline, bupropion, Nortriptyline dan Clonidine

4.        Sebagai penggati rokok apa ya min?

Jawab       : 7 Makanan Pengganti Rokok yang Bantu Anda Berhenti Merokok, Bangun Pola Hidup Sehat

5.        Bagaimana cara berhenti merokok karena saya ini berhenti merokok mengingat dikeluaga saya ada yang asma?

Jawab       : Berbagai cara berhenti merokok yaitu mengelola stress, menghindari pemici kebiasaan meroko, mengonsumis makan sehat, berolahraga secara ruyin. Membersihkan rumah secara berkala dan mencoba terapi pengganti nikotin

6.        Dok apakah benar velo pengganti rokok?

Jawab       : sejauh ini belum ada referensi velo sebagai penggati rokok tetapi di dalam velo mengandung kantong nikotin bebas tembaku

7.         Berapa lama rokok hilang dari paru-paru?

Jawab       : Sebuah penelitian yang dilakukan University of Michigan menyebutkan bahwa fungsi paru-paru jadi membaik sekitar 30% setelah dua minggu berhenti merokok

8.        Apakah benar garam bisa menghentikan merokok?

Jawab       :  air garam mampu menahan keinginan untuk merokok? Para peneliti menemukan bahwa saat menjilat garam yang asin, maka keinginan untuk merokok akan hilang seketika

9.        Seberapa bahaya rokok bagi sipengguna maupun orang disekitarnya?

Jawab       : Sering menghirup asap rokok, dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru sebanyak 20–30%. Selain itu, perokok pasif juga lebih berisiko mengalami berbagai penyakit serius lain, seperti aterosklerosis, penyakit jantung koroner, serangan jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi.

10.    Dok mohon penjelasanya apakah perokok pasif juga berbahaya?

Jawab       : Sering menghirup asap rokok secara pasif dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terserang kanker paru-paru sebanyak 25 persen. Selain itu, perokok pasif juga meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Penyakit jantung koroner dapat menyebabkan serangan jantung, nyeri dada, dan gagal jantung

Download File Lampiran
  14. RASIO PENGADUAN.docx